SEMARANG – Bidang Petani, Peternak dan Neyalan (BPPN) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Semarang menggelar sekolah tani dan ternak untuk 20 calon petani dan peternak handal di Kota Semarang.
Kegiatan tersebut digelar di Kecamatan Mijen, Kota Semarang pada Ahad (12/12/2021).
Ketua DPD PKS Kota Semarang Suharsono saat membuka kegiatan sekolah tani tersebut mengatakan usaha peternakan di perkotaan masih potensial untuk dikembangkan untuk penghasilan.
“Sehingga dengan sekolah tani ini, jika segala sesuatunya yang diiringi dengan keuletan, telaten, kerja keras dan sungguh-sungguh itu akan menghasilkan. Tentunya ini bagus untuk peningkatan warga semarang secara umum dan petani secara khususnya,”katanya.
Sementara, Ketua Sekolah Tani PKS Kota Semarang, Munanto mengatakan kegiatan ini diikuti calon petani-peternak pemula yang memiliki keinginan belajar Bersama PKS Kota Semarang.
“Acara ini bertujuan untuk mengapresiasi dari teman-teman yang belum tahu tentang masalah pertanian. Terntyata di Di kota semarang meskipun kotanya kecil, dari saudara-saudara kita banyak sekali yang berkeinginan untuk bertani. Utamanya di beternak kambing.
Lebih lanjut, Munanto mengatakan pada musim Hari Raya Qurban banyak pelaku-pelaku yang berinovasi berjualan hewan-hewan ternak.
“Teman-teman peserta ingin tahu bagaimana biar bisa beternak dan tidak bergantung kepada yang lain,”ujarnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan peternak dan petani sukses asal Kecamatan Mijen, yakni Ahmad Zaidi.
Zaidi pun dalam paparannya membagikan cerita inspirasi awalnya dirinya beternak kambing dan cukup sukses.
“Aawalnya, beli kambing 2 ekor. Lalu Mencari penghasilan harian, bulanan, lalu coba kambing perah. Agar bisa menghasilkan susu. 1 liter lumayan dijual 25-40 ribu,”uajrnya.
Lebih lanjut, Zaidi mengatakan, jika sudah terjun di dunia peternakan kambing memang menyeluruh.
“Pupuk, susu, kambing untuk aqiqah, qurban, jual media tanah, seperti itu, jadi fokus dengan apa yang disenangi dulu, nanti akan berkembang, bahkan kami bisa usaha ke arah konstruksi kandang.
Yoyok, peserta Sekolah Tani PKS Kota Semarang dari Bangetayu Wetan mengapresiasi kegiatan yang digelar PKS Kota Semarang tersebut.
“Hari ini belajar tentang perkambingan dengan bapak Ahmad Zaidi beserta produk-produk olahan dari susu. Salah satu contoh sabun susu kambing. Alhamdulillah saya bersyukur sekali bahwa ilmu yang disampaikan sangat bermanfaat. Ternyata dari ternak kambing itu bisa mengembang ke bisnis yang lain yang tidak kelihatan sebelumnya. Terima kasih kepada pak Zaidi dan DPD PKS atas terselenggaranya acara pelatihan ini,”pungkasnya.
Dalam kegiatan itu, selain teori sekolah tani, Ahmad Zaidi juga menggelar praktek memerah susu kambing dan membuat olahan sabun.